Listrik dari kandang

Listrik dari biogas kotoran sapi

Biogas adalah suatu energi yang dihasilkan dari kotoran ternak disimpan dalam sebuah wadah bernama biogester kemudian disalurkan ke generator sehingga menghasilkan listrik. Biogas hanya mengandung 60 – 70 % metana. Dalam sebuah penelitian batu zeolit mampu meningkatkan kadar metana hingga 80 – 90 % Sehingga daya bakar makin hebat.

Menurut konsultan KSV. Pemerhati masyarakat tertinggal dari Belanda mengungkapkan bahwa biogas mengandung 60 – 70 % gas metana, 20 – 30 % karbondioksida, 3 % hidrogen sulfida, dan 5 – 7 % uap air. Hanya gas metanalah yang berfaedah sebagai bahan bakar, sebab hanya metana yang dapat terbakar, yang lain justru menjadi penghambat.

Menurut Satriyo kido wahono ST. Riset peneliti dibalai pengembangan proses dan teknologi kimia LIPI. Semakin tinggi heating value alias nilai bakar sebuah bahan bakar, semakin besar energi dilepaskan saat pembakaran. Semakin tinggi nilai bakar, pemakaian bakal kian irit. Dalam penelitian Satriyo kido wahono ST beliau membuat penyaring biogas setelah dari biogester sebelum energi digunakan. Prinsipnya ”bahan penyaring harus mampu menyerap semua jenis gas kecuali metana”. Penelitian mengunakan batu zeolit alam, tepung tapioka, batu kaolin, batu bentonit, batu gamping, larutan natrium hidroksida pekat, dan kitosan cair. Dengan pencampuran sebagai berikut : 600 gr serbuk zeolit berukuran 100 mesh dalam 300 ml air dicampurkan 100 gr setiap bahan yang diujicoba. Campuran pertama 600 gr zeolit dan 100 gr Naoh, kedua 600 gr zeolit dan 100 gr kitosan cair, ketiga 600 gr zeolit dan 100 gr gamping, keempat 600 gr zeolit dan 100 gr bentonit, kelima 600 gr zeolit dengan 100 gr kaolin, keenam 600 gr zeolit dan 100 gr tapioka.  Cara membuat rendam serbuk zeolit berukuran 5 – 10 mesh dalam larutan zat itu, untuk membuat campuran kitosan menggunakan serbuk zeolit berukuran 100 mesh. Kemudian keringkan campuran itu lalu dicetak menjadi pellet berdiameter 3 – 4 mm dan panjang 1 – 2 cm. Dari hasil penelitian tersebut zeolit dan tapioka yang paling baik digunakan. ”Semakin baik bahan bakar, semakin tinggi dan stabil kekuatan tegangan dan arus listrik yang dihasilkan”. Campuran zeolit dan tapioka menghasilkan tegangan dan arus tertinggi namun campuran itu tidak bisa digunakan dalam waktu lama. Bahan kanji menjadikan pellet rapuh dan mudah hancur serpihannya bakal terisap generator dan mengakibatkan kerusakan itulah sebabnya sang penemu mengganti tapioka dan memadukan zeolit dengan kaolin dalam pengembangan selanjutnya. Bahan campuran itu kuat sehingga tidak mudah hancur, daya saring efektif, serta mudah dibersihkan.

Kutipan : Trubus 509. April 2012/XLIII

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: